Beras

Kondisi Ekonomi

Potensi Unggulan Daerah

Kabupaten Merangin memiliki potensi sumber daya yang cukup melimpah, baik dalam bentuk potensi sumber daya yang dapat diperbarui maupun tidak dapat diperbarui, potensi unggulan dari sumber daya yang dapat diperbarui berupa berbagai jenis komoditi yang dapat dihasilkan diKabupaten Merangin, baik dalam non kayu maupun berbagai jenis kayu kayuan serta hasil hutan, sedangkan untuk komoditi berbagai jenis kayu, sekarang ini telah mengalami penurunan yang cukup drastis.

Adapun komoditi unggulan di Kabupaten merangin yang termasuk dalam bidang pertanian dan tanaman pangan antara lain:

- padi, luas lahan sebesar 21.803 ha dengan produksi sebesar 86.587

- kentang, luasa lahan sebesar 846 ha dengan produksi sebesar 14.783 ton

- ubi kayu, luas lahan sebesar 655 ha dengan produksi sebesar 8,170 ton

- jagung, luas lahan sebesar 1.068 ha dengan produksi sebesar 3,507 ton

Sedangkan untuk komoditi perkebunan, kabupaten merangin memiliki berbagai jenis komoditi unggulan, selain jenis tanaman karet dan kulit manis yang telah dibudidayakan sejak nenek moyang, juga terdapat komoditi baru yang diminati sebagian besar lapisan masyarakat seperti kelapa sawit. adapun jenis komoditi perkebunan tersebut adlah sebagai berikut:

- karet, luas lahan sebesar 129.687 ha.

- kelapa sawit, luas lahan sebesar 51.413 ha.

- kopi, luas lahan sebesar 10.675 ha.

- kulit manis, luas lahan sebesar 5015 ha.

 

Tanaman Pangan

1. Padi

Produksi padi sawah Kabupaten Merangin tahun 2011 mengalami kenaikan sebesar 37,18%dibandingkan tahun 2010. Jumlah Produksi padi ladang tahun 2011 sebesar 27.463 ton relatif sama dengan tahun 2010 yang mencapai 27.465 ton.

Kabupaten Merangin memiliki potensi lahan sawah untuk tanaman pangan terutama padi sawah yang cukup luas untuk dapat dimanfaatkan, sebagai gambaran potensi lahan sawah kondisi sampai dengan tahun 2009 sebagai berikut;

  • Penggunaan lahan sawah irigasi setengah teknis seluas 2.191 Ha, Irigasi sederhana/PU seluas 2.207 Ha, Irigasi desa seluas 6.568 Ha, Tadah hujan seluas 3.424 Ha, Lebak seluas 918 Ha, Polder seluas 317 Ha.
  • Lahan sementara yang tidak diusahakan seluas 24.674 Ha

Realisasi luas panen padi tahun 2011 mencapai seluas 21.803 ha atau tingkat pencapaian  83.89 % dari sasaran 25.988 ha, tingkat produktivitas mencapai 37,15 kw/ha atau 97.46 % dari sasaran 38,39 kw/ha sedangkan produksi padi mencapai 86.587 ton gkg atau baru mencapai  86,79 % dari sasaran 99.764 ton gkg seperti tabel dibawah ini. 

Perkembangan tanaman padi  selama 2 (dua) tahun terakhir dari tahun 2010 dan 2011, produksi padi tahun 2011 sebesar 86.587 ton gabah kering giling (GKG) bila dibandingkan dengan tahun 2010 sebesar 70.562 ton gabah kering giling (angka tetap BPS) atau terjadi kenaikan produksi sebesar 81.49 %. Hal ini disebabkan adanya peningkatan luas panen padi sawah pada tahun 2011 seluas 3.616 ha atau meningkat 19.88 % dan peningkatan produktivitas tanaman padi sawah tahun 2010.  sebesar 41,38 kw/ha meningkat 3,42%  bila dibandingkan tahun 2010 sebesar 40,01 %. Sedangkan rata-rata produktivitas tanaman padi yang mengalami peningkatan pada tahun 2011 sebesar 37,15 kw/ha atau meningkat sebesar 17,38% bila dibandingkan tahun 2010 sebesar31,65 kw/ha.

2. Palawija

Produksi Palawija seperti ubi kayu naik sebesar 74,41%, jagung naik sebesar 53,08% dan ubi jalar mengalami kenaikan sebesar 13,15%.

Selain tanaman pangan komoditi unggulan di Kabupaten Merangin adalah sektor perkebunan dimana pada umumnya adalah perkebunan rakyat, produksi perkebunan rakyat yang terbesar adalah kelapa sawit yang mengalami kenaikan sebesar 13.335 ton, karet mengalami kenaikan sebesar 5.725 ton dan produksi kopi mengalami kenaikan sebesar 355 ton dibanding tahun lalu.